26/02/2021

True-Love.cz – Info Otomotif Terbaru

Berita Terupdate seputar dunia otomotif di dalam negeri maupun luar negeri

Ford-Mahindra Batal Bergabung Karena Krisis COVID-19

2 min read

Ford-Mahindra Batal Bergabung Karena Krisis COVID-19

Ford-Mahindra Batal Bergabung Karena Krisis COVID-19

Sektor kesehatan yang di serang COVID-19 sejak awal th. 2020 melumpuhkan sektor ekonomi pula. Industri otomotif merupakan salah satunya yang paling mendapat pukulan telak dari situasi ini.

Menghadapi situasi yang belum tahu dan sudah berjalan tidak cukup lebih satu th. ini, raksasa otomotif Amerika Serikat, Ford dan raksasa otomotif India, Mahindra pun membatalkan konsep mereka untuk berbisnis bersama.

Ford dan Mahindra mengungkap keputusan tersebut di dalam pernyataan terpisah. Langkah ini dikatakan sebagai pengaruh dari ekonomi international di dalam 15 bulan paling akhir yang mengakibatkan resesi.

“Ekonomi international dan lingkungan bisnis tidak sama lagi layaknya Oktober th. sebelumnya,” ungkap juru berbicara Ford, T.R Reid layaknya dikutip dari Reuters.

Batas saat untuk selesaikan bisnis patungan ini selayaknya adalah 31 Desember 2020. Keduanya setuju untuk tidak melanjutkan konsep ini.

Pada Oktober 2019, Ford dan Mahindra mengatakan mereka dapat membentuk bisnis patungan di India di dalam usaha memangkas ongkos pengembangan dan produksi kendaraan untuk pasar negara berkembang. Perusahaan mengatakan pada saat itu mereka menginginkan untuk meluncurkan tiga kendaraan baru, diawali dengan SUV menengah, dan terhitung bersama mengembangkan kendaraan listrik untuk pasar negara berkembang.

Saat ditanya apakah kendaraan yang direncanakan itu sekarang terhitung dibatalkan, Reid menolak untuk membicarakannya. “Pada titik ini, tidak ada yang wajib dibicarakan selain bisnis patungan tidak dapat terjadi,” jawabnya.

Tekanan untuk melakukan merger atau aliansi di dalam industri otomotif sudah meningkat sebab ongkos pengembangan kendaraan listrik dan swakemudi mendorong perusahaan untuk menghemat dana untuk usaha tersebut.

Para eksekutif Ford sudah berulang kali memuji kiat perusahaan yang termasuk kemitraan dengan Mahindra sebagai cara untuk meningkatkan efisiensi dan mengurangi ongkos di dalam perjalanannya untuk meraih 8% margin laba operasi global.

Sementara itu Mahindra mengatakan di dalam pernyataannya bahwa keputusan tersebut tidak dapat berdampak pada konsep produknya. Bahkan pembatalan itu dikatakan mampu mempercepat usaha pengembangan SUV listrik.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *