31/07/2021

True-Love.cz Cerita Misteri, Ramalan Dan Kisah Mistis Dunia

Memberikan Pengalaman Dan membagikan Kisah Misteri Yang Saat Ini Menjadi Bahan Perbincangan Dunia

Ini yang Terjadi Saat Kecelakaan dan Penumpang Tak Pakai Sabuk Pengaman

2 min read

Ini yang Terjadi Saat Kecelakaan dan Penumpang Tak Pakai Sabuk Pengaman  РTerlepas berasal dari masalah kecelakaan yang baru saja terjadi dan membuat korban meninggal dunia, sabuk pengaman menjadi fitur keamanan perlu dipakai pas naik mobil. Nekat tak memakai dapat berakibat fatal.

Pekan ini keliru satu berita yang menjadi banyak perbincangan adalah soal kecelakaan yang dialami Chacha Sherly di Tol Semarang-Solo KM 428, Kabupaten Semarang Jawa Tengah. Chacha dikabarkan mengalami cedera nyata-nyata akibat insiden itu, dan lantas meninggal dunia sebagian hari berselang.

Laporan terbaru yang disampaikan Kasat lantas Polres Semarang AKP M Adiel Aristo, Sherly dikatakan tidak mengenakan sabuk pengaman atau seatbelt.
Bandar Taruhan
“Temuan di TKP seperti itu, (Chacha Sherly tidak memakai sabuk pengaman),” ujar M Adiel Aristo, Jumat (8/1/2021).

Aristo terhitung menyatakan Chaca duduk di sebelah sopir pas kecelakaan terjadi. “Untuk korban posisi duduknya berada di sebelah sopir,” menyadari Aristo.

Betapa fatalnya kecelakaan dapat berakibat pada penumpang kendaraan yang tidak memakai sabuk pengaman dapat diamati pada video di bawah ini. Sejatinya udah banyak pengujian dan penelitian yang membuktikan betapa sabuk pengaman dapat menjadi pembeda antara hidup dan mati didalam sebuah kecelakaan.

Pada video di atas, terlihat penumpang yang berada di sebelah sopir tidak memakai sabuk pengaman. Saat benturan terjadi, si penumpang mengalami benturan mengerikan. Selain dadanya menghantam dashboard, kepalanya terhitung menabrak windscreen. Bahkan membuat windscreen sampai pecah.

Kondisi sama dapat diamati pada penumpang di kursi belakang. Yang tidak memakai sabuk pengaman sampai terlempar dan membentur bersama keras kursi depan. Ini disebutkan dapat membuat cedera sangat serius.

Dikutip berasal dari walesonline, penumpang di kursi belakang yang tak memakai sabuk pengaman dan terlempar ke kursi depan seperti pada video di atas malah dapat membuat penumpang di kursi depan dapat cedera tambahan.

Sebaliknya, penumpang pada kursi belakang yang memakai sabuk pengaman (berada di belakang sopir) masih tertahan di kursinya. Meski pada tayangan lambat terlihat dia terhitung mengalami benturan kencang akibat tabrakan.
Aturan Hukum Soal Sabuk Pengaman di Indonesia

Penggunaan sabuk pengaman didalam kendaraan diatur didalam Undang-undang Nomor 22 th. 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Pada didalam Pasal 57 ayat (1) dan ayat (3) UU LLAJ bahwa setiap kendaraan bermotor (termasuk mobil penumpang) yang dioperasikan di jalan perlu dilengkapi bersama perlengkapan kendaraan bermotor, terdiri atas:

1. Sabuk keselamatan;
2. Ban cadangan;
3. Segitiga pengaman;
4. Dongkrak;
5. Pembuka roda;
6. peralatan dukungan pertama pada kecelakaan lantas lintas.

Ini lantas diperkuat lagi didalam Pasal 106 Ayat (6) UU LLAJ yang berbunyi Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor beroda empat atau lebih di jalan dan penumpang yang duduk di sampingnya perlu mengenakan sabuk keselamatan.

Pengendara yang tidak memakai sabuk pengaman diancam denda tilang. Pada Pasal 289 UU LLAJ disebutkan acanamn pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp 250 ribu.