04/03/2021

True-Love.cz – Info Otomotif Terbaru

Berita Terupdate seputar dunia otomotif di dalam negeri maupun luar negeri

Sean Gelael Tanpa Poin di F2 Bahrain Salah Strategi Pit Stop

2 min read

Sean Gelael Tanpa Poin di F2 Bahrain Salah Strategi Pit Stop – Pembalap Formula 2 (F2) Sean Gelael gagal mencapai poin kala comeback di Sirkuit Sakhir, Bahrain. Pembalap yang memperkuat tim DAMS itu hanya mampu finish di posisi 13 terhadap Feature Race (Race 1) Sabtu, 28 November dan posisi 14 kala tampil di Sprint Race (Race 2) Minggu, 29 November 2020.

Ini adalah untuk pertama kalinya Sean kembali menggeber mobil F2 setelah mengalami cedera retak tulang punggung kala Feature Race F2 di Catalunya, Spanyol, 15 Agustus 2020.

Dengan hasil ini, Sean tetap berada di peringkat 20 klasmen kala dari keseluruhan 25 pembalap bersama 3 poin. Balap F2 tetap menyisakan satu seri kembali di sirkuit yang serupa terhadap 5-6 Desember 2020.

Di balapan Minggu atau Sprint Race, Sean mengawali start dari P13 dan sudah ada di posisi nyaman untuk mencapai angka, P8. Insiden yang melibatkan Callum Ilott (UNI Virtuosi Racing) dan Jehan Daruvala (Carlin) mengakibatkan lomba dinetralisir bersama Virtual Safety Car (VSC).

Sean dan teman setimnya di DAMS, Dan Ticktum, yang belum goyah di delapan besar itu tiba-tiba disuruh masuk pit untuk pindah ban. Tim DAMS pastilah beranggapan ban hard andaikata diganti medium akan menguntungkan.

Nyatanya tidak serupa sekali. Justru strategi itu merugikan karena tidak semua pembalap menyita opsi masuk pit di kala VSC, di mana terhadap Race 2 pit stop bukanlah sebuah kewajiban.

Selepas pit stop, posisi Sean dan Ticktum melorot jauh.Pasang Bola Dan mereka sukar beranjak naik kembali karena kecepatan pembalap di 8 Besar bersama ban hard kebanyakan relatif serupa bersama mereka yang sesudah itu pakai medium.

Sekali lagi, kesempatan emas untuk mempunyai pulang angka sekaligus menebalkan rasa percaya diri menjadi sirna. Sean finis di P14.

“Pit stop tidak berfaedah karena strategi kami salah. Saya tidak menyaksikan masalah kami terselesaikan,” ujar pembalap Team Jagonya Ayam itu.

Pebalap Rusia, Robert Shwartzman (PREMA) memenangi Sprint Race. Dia ditemani teman senegaranya, Nikita Mazepin (HitechGP), dan Louis Deletraz (Swiss/Charouz Racing) di podium.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *